Cpp-News.com, – Purworejo – Turnamen Bumi Lavanaa Cup Season 1 Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) yang digelar di area BUMDes Megulungkidul, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo, Sabtu (8/2/2026), berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari generasi muda. Sebanyak 69 tim, dengan masing-masing tim beranggotakan lima orang, turut ambil bagian dalam ajang esport tersebut.
Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan kompetisi gim daring, tetapi juga menjadi wadah pembinaan, edukasi, serta ruang positif bagi anak muda untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang esport secara terarah. Sejak pagi hari, lokasi kegiatan dipadati peserta dan penonton yang turut menyemarakkan jalannya turnamen.
Kepala Desa Megulungkidul, Malik Khairul Anam, M.Pd, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Bumi Lavanaa Cup sejalan dengan visi desa yang saat ini tengah dirintis sebagai desa wisata dan pusat berbagai kegiatan.
“BUMDes Megulungkidul dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan Bumi Lavanaa Cup. Kami mengetahui bahwa komunitas esport di Indonesia jumlahnya sangat besar. Berdasarkan data tahun 2021 hingga 2024, jumlah penggunanya mencapai lebih dari 60 juta orang,” ungkapnya.
Menurut Malik, kegiatan ini selaras dengan misi pemerintah desa untuk meningkatkan daya tarik wilayah serta membuka peluang ekonomi baru.
“Kegiatan ini diharapkan menjadikan Desa Megulungkidul sebagai sentral kegiatan, sehingga banyak pihak tertarik menyelenggarakan event di desa kami. Apalagi kami memiliki fasilitas BUMDes yang bermitra dengan Bumi Lavanaa dan sangat mumpuni untuk berbagai kegiatan,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur BUMDes Megulungkidul, Muhamad Hidayatulloh, S.E, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan turnamen esport tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Bumi Lavanaa Cup ini dan sangat mendukung penuh. Harapannya, ke depan akan semakin banyak kegiatan yang diselenggarakan di sini setelah kami menjalin kerja sama dengan Bumi Lavanaa,” ujarnya.
Dari pihak panitia, Esports Indonesia (ESI) Kabupaten Purworejo menegaskan bahwa turnamen ini merupakan bagian dari program pembinaan atlet esport daerah. Hal tersebut disampaikan oleh R. Fadhel, perwakilan ESI Purworejo.
“Dalam pembinaan, ESI Purworejo akan rutin mengadakan turnamen road seperti ini melalui kerja sama dengan Bumi Lavanaa dan mitra lainnya. Selain itu, setiap tahun kami juga akan menyelenggarakan Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) karena kami mendapatkan dana hibah dari KONI untuk pembinaan, salah satunya dialokasikan untuk penyelenggaraan kejuaraan tingkat kabupaten,” jelasnya.
Dari sisi pelaku usaha, Manajer Business Unit Bumi Lavanaa, Ucik Intan Sholeha, mengatakan bahwa Bumi Lavanaa Cup Season 1 MLBB diharapkan menjadi ruang kompetitif yang sehat sekaligus memperkuat ekosistem komunitas anak muda.
“Kegiatan ini sejalan dengan visi Bumi Lavanaa sebagai tempat yang tidak hanya menyajikan kuliner, tetapi juga menjadi ruang kreatif dan pusat aktivitas komunitas, tidak terbatas hanya di dunia esport,” ujarnya.
Ia menambahkan, dari sisi bisnis, turnamen esport juga menjadi langkah strategis untuk meningkatkan brand awareness dan mendekatkan dunia usaha dengan generasi muda.
“Ke depan, tentu akan ada season-season berikutnya dan event lain yang lebih variatif,” tambahnya.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (DP3AMD) Kabupaten Purworejo. Ulfa Nurseha, Kepala Bidang DP3AMD, menilai kegiatan ini memberikan dampak positif bagi pengembangan pemuda dan desa.
“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini. Selain meningkatkan peran BUMDes, kegiatan ini juga mendongkrak sektor pariwisata serta mengakomodir bakat anak-anak muda ke arah yang positif,” jelasnya.
Apresiasi serupa disampaikan Hakim, Tenaga Ahli Pendamping BUMDes, yang menilai inovasi dan kolaborasi BUMDes Megulungkidul patut menjadi contoh bagi desa lain.
Sementara itu, Pipit, Ketua Forum BUMDes Kabupaten Purworejo, menilai kegiatan kreatif seperti turnamen esport merupakan inovasi yang relevan dengan perkembangan zaman dan mampu memperkuat peran BUMDes.
Dari sisi peserta, Deniswara, pelajar kelas 3 SMA asal Desa Semawung Daleman, Kecamatan Kutoarjo, mengaku senang dapat mengikuti turnamen tersebut.
“Selain menambah pengalaman bertanding, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan pembelajaran. Saya berharap ESI Purworejo terus berkembang dan mampu meningkatkan prestasi cabang olahraga esport, khususnya Mobile Legends,” ujarnya.
Diketahui, Bumi Lavanaa Cup Season 1 MLBB juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Purworejo ke-195. Sinergi antara BUMDes, pelaku usaha, pemerintah daerah, dan komunitas esport diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pembinaan generasi muda serta penguatan ekonomi lokal di Kabupaten Purworejo.





